Surat Tak Bertuan
Mencintaimu adalah hal yang sangat menyenangkan bagiku. Tapi... Mencintaimu sama seperti menggenggam pisau menggunakan tangan hampa, semakin ku genggam maka hal itu akan semakin menyakitkan. Dan apa yang menyakitkan sudah sewajarnya dilepas,kan?begitu pula dirimu. Orang-orang mengatakan bahwa titik tertinggi dalam mencintai adalah merelakan. Dan yah,itu yang saat tengah aku lakukan. Jika saat itu kamu datang membawa warna dalam hidupku,mungkin aku akan tetap suka senja dan menjadi orang tersukamu. Rasa sayang itu masih ada,cuma rasa kecewa sudah terlalu banyak. Tapi hal itu tetap tidak bisa mengabaikan fakta kalau kamu masih ada dan tak pernah benar benar terlupakan. Surat ini begitu labil,aku bahkan malu apa bila ada yg membacanya. Tapi seperti judul,surat ini adalah surat tak bertuan maka aku tak perlu khawatir ada yg membacanya. @ dwiyuliiiii_ @ hi.uwii